Rorompok

Selamat datang di Blog ala kadarnya dari saya orang yang sangat terobsesi dengan bintang dan negera Italia...
yang bercita-cita ingin menjadi seorang penulis....

Jumat, 26 Agustus 2011

hueekkk

pagi ini kembali kutulis lembaran kisah yang sempat terhenti...
yang ku pikirkan bukan bagaimana mencari fajar atau menuntut senja..

sudah cukup lelah ku berlari..
kini saatnya terhenti dalam pencarianku..
terbesit harapan-harapan hidup yang pernah kau janjikan..
tapiiii... hingga kopi tak hangatlah kau tetap tak ada..

Jumat, 12 Agustus 2011

persimpangan

Dan kini kulihat dia
Dia yang selama ini ku inginkan
Bukan sekedar fisik atau harta
Tapi dia yang ada di ujung jalan sana
Hanya bisa memandangi dari persimpangan saja

A : "yeahhhh..... memendam rasa sama seseorang,haha klasik.."

B : "lebih buruk dari pada pecundang yaitu pengecut. apa susahnya sih tinggal bilang " saya sayang sama kamu" dari pada terus nyimpen rasa."

A : "tapi nggak semudah itu bodoh untuk menyatakan perasaan loe sama seseorang."

B : "jangan kebanyakan mikir lah"

A : " bukan kebanyakan mikir tapi kalo posisinya orang loe cinta tuh udah punya hubungan sama orang lain gimana?"

B :" ya itu sih resiko,lagian ngapain suka sama orang udah punya pacar?"

A :" kalo posisinya gua yang udah punya pacar gimana?"

B :" berarti loe maruk. lagian apa alasan loe untuk mencintai orang lain di banding mencintai orang yang ada sama loe untuk saat sekarang?"

A : " kalo posisinya gua lebih dulu mencintai orang itu jauh sebelum gua mencintai pacar gua gimana?"

B : " terus ngapain loe pacaran sama pacar loe?"

A : " karena dulu gua nggak yakin dengan perasaan gua ke dia."

B : " sebenernya yang harus loe lakuin adalah loe harus bisa jujur sama diri loe sendiri. loe harus yakinin sebenernya loe sayang sama siapa?"

A : " gua sayang sama pacar gua dan juga Dia. pacara gua adalah orang yang selalu ada di pikiran dan otak gua. tapi Dia adalah orang yang ada di hati gua."

B : " egois sekali. tapi ya gimana lagi namanya juga perasaan. nggak ada yang bisa ngelak."

A : " gua mungkin bakalan selamanya kaya gini. kecuali gua udah bisa ikhlasin salah satu di anatara mereka."

Minggu, 07 Agustus 2011

Bukan siapa yang egois dan siapa yang ingin di mengerti, tapi lebih ke siapa yang rela untuk mengalah.
ya kadang sebagai manusia kita nggak bisa selamanya mengalah dan nggak bisa selamanya ingin di mengerti. 

semua itu mengajarkan kita bagaimana cara menganbil sikap dalam setiap masalah. oke saya akui saya adalah orang bodoh dalam mengambil sikap. di setiap masalah saya selalu ngotot dan kekeh dengan pendapat saya tapi itu pun jika memang pendapat saya,saya anggap benar. untuk sebagian orang nggak mau pusing dalam setiap perdebatan sehingga dia akan lebih memilih untuk mengikuti pendapat orang atau setuju dengan pendapat orang. 

mungkin juga ini yang buat saya sering di bilang keras kepala. karena saya sangat jarang untuk mengikuti pendapat orang orang lain. bukannya nggak mau menghargai pendapat orang lain, tapi saya selalu mempunyai ide yang lain. saya bisa mengikiti pendapat orang lain kalo saya emang udah bener-bener nggak punya ide lain atau males mikir.hahaha